Selain mengamuk membabi buta di sepanjang perjalanan pulang menuju Surabaya, pendukung fanatik tim berjuluk Bajul Ijo itu juga merusak fasilitas umum dan properti milik warga maupun perusahaan yang ada.
Pengamatan detiksurabaya.com, Kamis (7/5/2009) pagi, kerusakan terbanyak terjadi di Jalan Veteran, RA Kartini danJl Dr Wahidin. Hampir di sepanjang jalan itu, pot bunga maupun rambu lalu lintas dirusak.
Demikian pula, kaca jendela milik perkantoran banyak yang pecah dilempari batu. Bahkan jendela pos kamling yang ada di Jalan Kartini pecah berantakan. Kantor Astra Credit Car juga menjadi sasaran lemparan batu.
Neon box sebuah salon dan wartel serta milik PLN juga tak luput dari lemparan batu bonek. Lampu-lampu di taman yang berada di Jalan Ahmad Yani juga banyak yang pecah. Dan sejumlah mobil juga tak lolos dari kemarahan bonek. Selain body-nya dipukuli, kaca jendela maupun mobil dipecah dengan pentungan kayu.
"Semalam saat bonek ngamuk cukup ngeri. Warga banyak yang tak berani keluar, takut jadi sasaran amukan," kata Andre, warga Jalan Pahlawan kepada detiksurabaya.com.
Andre yang ditemui sedang ngopi di Jalan RA Kartini ini saat kejadian sempat menyaksikan aksi kebringasan bonek. Namun dia kemudian langsung kabur memilih pulang karena takut jadi sasaran. "Kalau bisa Persebaya jangan main lagi di Gresik jika brutal begitu," katanya.
Sementara seorang pemilik wartel di Jalan RA Kartini, Sugiono (30) juga kecewa dengan ulah pendukung Persebaya. Tempat usahanya juga menjadi sasaran amuk bonek, neon box miliknya dipecahi bonek. "Saya semalam tidak bisa berbuat apa-apa. Lha boneknya banyak. Saya takut sekali," katanya.
Seperti diberitakan ratusan bonek mengamuk setelah tim kesayangannya kalah 2-1. Bonek menuding wasit tidak fair saat memimpin pertandingan divisi utama di Stadion Petrokimia, Rabu (6/5/2009) sore.
Selain mengamuk di dalam stadion, bonek saat pulang menuju Surabaya juga menumpahkan kemarahan di jalan yang dilalui. Bahkan seorang wartawan juga dikeroyok hingga babak belur.
(gik/gik)











































