Saktiawan dilarikan ke RS setelah tak sadarkan diri di tengah lapangan pada menit ke-78. Tanpa adanya benturan dengan pemain lawan, mantan pemain PSMS Medan tersebut secara tiba-tiba terkapar di tepi lapangan dan langsung mendapatkan perawatan dari tim medis untuk selanjutnya dilarikan ke Ruang ICU RSUD Gambiran Kota Kediri.
"Sampai saat ini dia sudah sadar meski masih sangat lemas. Tapi berdasarkan hasil pemeriksaan ada sedikit gangguan dengan jantungnya karena terjadi penyempitan pembuluh darah," kata dokter tim Persik Kediri, Fauzan Adhima, saat dikonfirmasi detiksport melalui telepon selulernya, Selasa (5/5/2009).
Terkait penyebab tidak sadarnya Saktiawan di tengah lapangan, Fauzan mengaku karena kurangnya siplai udara ke paru-paru. "Jadi tadi tidak ada benturan. Kebetulan ada penyempitan pembuluh darah di jantungnya hingga menjadikan suplai udara ke paru-paru terhambat," jelasnya.
Ketika ditanya mengenai kondisi secara keseluruhan dari penyerang berusia 27 tahun itu, Fauzan mengaku belum dapat memastikannya.
"Yang jelas harus istirahat dahulu. Saya tidak tahu apakah Sabtu nanti dia bisa dimainkan atau tidak, dan untuk itu kita akan lakukan pemantauan terus," ujar Fauzan.
Secara terpisah pelatih Persik Kediri Aji Santoso mengaku sangat terpukul dengan kondisi yang terjadi pada Saktiawan. Menurutnya, ketajaman lini depan akan berkurang apabila Sakti benar-benar harus absen.
"Tidak saya mungkiri dia bagian penting dari tim ini, dan kehilangannya akan sangat memukul. Tapi saya tidak ingin berandai-andai yang buruk dan kita tunggu saja bagaimana perkembangan kondisinya," kata Aji.
Aji juga mengaku apabila Saktiawan benar-benar harus absen, maka Persik dianggapnya masih memiliki stok pemain depan yang dapat diandalkan. "Saya masih punya Indrianto dan Yongki, dan apabila kondisinya memaksa untuk mereka dimainkan saya pikir mereka juga tak kalah buruk," ujar Aji.
(arp/bdh)











































