Cara sederhana diberikan Melanie Subono bersama ProFauna Indonesia ini agar masyarakat menjaga kelestarian satwa liar dengan tidak membeli satwa liar yang diperdagangkan. "Perdagangan satwa liar itu menjadi ancaman serius bagi kelestarian satwa liar," kata Melanie kepada wartawan di sela-sela aksi.
Menurutnya, sebuah ancaman besar terjadi bila kelestarian satwa liar telah rusak, yang bakal berujung rusaknya habitat dari satwa liar itu juga.
"Banyak satwa liar yang kini diperdagangkan dan ditangkap langsung dari alam liar," ujar wanita yang resmi menjadi anggota Pro Fauna sejak tahun 2005 ini.
Sementara Chairman ProFauna Indonesia, Rosek Nursahid mengatakan, Indonesia memiliki daftar panjang tentang satwa liar yang terancam punah. Menurut Badan Konservasi Dunia (IUCN) saat ini jumlah jenis satwa liar Indonesia yang terancam punah sebanyak 183 jenis mamalia, 115 jenis burung, 27 jenis reptil dan 111 jenis ikan.
"Harus ada upaya untuk segera menyelematkan satwa-satwa liar itu. Seoerti halnya harimau Bali yang benar-benar punah sejak tahun 1970," ujar Rozek kepada detiksurabaya.com di lokasi.
Rozek menambahkan, tanpa partisipasi masyarakat akan susah untuk membendung maraknya perdagangan satwa liar ilegal. "Sejauh ini ProFauna terus menggalang dukungan itu untuk memperluas anggota dalam mengkampanyekan pentingnya pelestarian satwa liar," imbuhnya.
(fat/fat)











































