Akibatnya, 2 orang kritis yakni kernet truk, Nawali (31) karena terjatuh dan tertimpa reruntuhan rumah warga. Dan salah seorang penumpang MPU, Sami (36) warga Kapedi, Kecamatan Bluto yang mendapat perawatan di RSU Dr Moh Anwar Sumenep.
Peristiwa itu bermula saat truk bernopol M 9311 V yang dikemudikan Ahmad Gunawan (54) warga Jalan Letnan Ramli, Kelurahan Kepanjin, Sumenep, Madura melaju dengan kecepatan tinggi menabrak angkot bernopol M 1381 B yang dikemudikan Kismanto (31).
Truk pun kehilangan keseimbangan dan oleng ke kanan serta menabrak rumah warga di Jalan Raya Desa Kapedi, Kecamatan Bluto. Meski tak ada korban jiwa dari pemilik rumah, namun pagar dan teras rusak parah. Sedangkan 3 penumpang lainnya, Basira, Sutikno dan Pusiyah.
Sementara Kanit Laka Lantas Polres Sumenep, Aiptu Wahjudi Kusdarmawan menjelaskan, selain kecepatan tinggi, pengemudi mobil truk juga dalam kondisi mengantuk, sehingga saat ada rintangan di depannya tabrakan tidak dapat dihindari.
"Kecelakaan yang tidak membawa korban jiwa itu murni karena kelalaian pengemudi truk," tegas Wahjudi kepada wartawan di kantornya, Jalan Urip Sumoharjo.
Satlantas Polres Sumenep, selain mengamankan mobil truk sebagai barang bukti juga memeriksa sopir untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
(fat/fat)











































