Sakit Gondok, Guru Bantu Tewas Setelah Dioperasi Dukun

Sakit Gondok, Guru Bantu Tewas Setelah Dioperasi Dukun

- detikNews
Selasa, 28 Apr 2009 13:41 WIB
Sumenep - Bermaksud mengobati penyakit gondok yang tak kunjung sembuh, seorang guru bantu di SDN Nyamplong, Sapudi, Sumenep, malah tewas di tangan seorang dukun. Guru bernama Endang (20), warga Bondowoso ini tewas selang 3 jam setelah operasi yang dilakukan sang dukun gagal.

Dari informasi yang dihimpun, keputusan korban berobat ke dukun ini karena penyakit gondok yang dideritanya semakin membesar. Penyakit Endang dioperasi oleh seorang dukun bernama Sahwi (50), warga Dusun Toggung, Desa Pancor, Kecamatan Gayam.

Akibat operasi yang dilakukan dukun yang tidak lulus sekolah dasar (SD) dengan menggunakan pisau dan gunting, korban mengalami luka leher bagian kanan sepanjang 4 cm dengan kedalaman 2 cm.

Sebelum tewas, korban sempat dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat. Namun, usaha untuk menyelamatkan nyawa korban gagal. Korban tewas di tangan dukun ini karena urat venanya putus.

Nurul Saleh (39), salah seorang warga Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, menjelaskan, selama ini pelaku dikenal sebagai dukun segala macam penyakit dan sering melakukan operasi pasiennya.

"Kali ini, pelaku gagal untuk melakukan operasi gondok. Pasiennya meninggal 3 jam setelah selesai dioperasi," kata Nurul Saleh dihubungi detiksurabaya.com via telepon, Selasa (28/4/2009).

Sementara, Kapolsek Gayam, Kabupaten Sumenep, Ipda Moh Rasyid membenarkan kejadian tersebut. Tidak lama setelah kejadian, petugas kepolisian dari Polsek Gayam mendatangi lokasi kejadian dan menangkap pelaku.

"Pelaku telah saya amankan dan menjalani pemeriksaan," kata Rasyid kepada detiksurabaya.com.

Barang bukti yang diamankan petugas yakni gunting, pisau kecil, jarum jahit, dan benang jahit.

(bdh/bdh)
Berita Terkait