Mukal merupakan korban laka laut, Sabtu (18/4/2009) lalu yang ditabrak kapal motor tak dikenal di perairan Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten saat mencari ikan dengan menggunakan perahu tradisional bersama temannya, Mursyid (27). Mursyid sendiri selamat setelah ditolong nelayan lain.
Korban tewas dievakuasi oleh warga bersama petugas. Dalam evakuasi korban memakan waktu hampir 2 jam, sehingga pada pukul 09.30 WIB korban baru dibawa pulang untuk dikubur di pemakaman setempat.
Kapolsek Ambunten, Kabupaten Sumenep, Iptu Sumaryono menjelaskan korban pertama kali ditemukan nelayan setempat dengan kondisi tubuh membusuk dan bau. Bahkan, kulit mengelupas dan ada bekas cabikan ikan serta kulit kepala sebagian habis.
"Korban tewas diduga dimakan ikan sehingga kulit tubuhnya banyak yang mengelupas," kata Sumaryono pada wartawan di kantornya, Jalan Raya Ambunten, Sumenep, Senin (20/4/2009).
Sebelumnya, korban bersama temannya mencari ikan dengan menggunakan perahu tradisional di perairan Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Sabtu (18/4/2009) lalu.
Namun dari jarak 10 kilo dari bibir pantai. Tiba-tiba dari arah timur ada kapal motor dengan kecepatan tinggi yang tidak diketahui nama kapalnya. Lalu, menabrak perahu korban. Akibatnya, korban dinyatakan hilang tenggelam bersama perahunya.
(fat/fat)










































