Beruntung dalam kejadian terjadi di Km 37 Malang-Sumbermanjing Wetan ini 23 penumpang bus bernopol AB 2760 CE selamat. Hingga pukul 12.00 WIB proses evakuasi bus masih dilakukan Satlantas Polres Malang dengan mendatangkan mobil derek ke lokasi kejadian. Namun jalan berkelok dan menurun tajam menjadi kendala proses evakuasi.
Dari keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, bahwa bus yang dikemudikan oleh Wiyono (40), ini melaju dengan kecepatan sedang ini mendadak keluar dari badan jalan dan terguling saat melewati jalan berbelok dan menurun. Hingga mengakibatkan bodi bus terbalik ke bahu jalan.
Sebelumnya bus yang mengangkut rombongan 23 penumpang laki-laki dan perempuan ini berangkat dari Desa Kedungbanteng, kecamatan setempat berjarak sekitar 10 km dari lokasi kejadian akan menuju Surabaya untuk berziarah ke makam Wali Songo.
Menurut Nurul (27), kernet truk mengatakan, ada kesalahan pada sopir saat melajukan bus di jalan menurun. Karena posisi gigi di atas satu. Membuat laju kendaraan kencang di jalan menurun. "Mungkin karena posisi gigi salah membuat laju kendaraan kencang di jalan turun, apalagi jumlah penumpang banyak," jelasnya kepada detiksurabaya.com di lokasi.
Secara terpisah Kepala Pos Lantas Turen Aiptu Susianto menuturkan, ada kelalaian pada posisi gigi persneling hingga mengakibatkan laju kendaraan terus kencang di jalan menurun. "Untuk melewati jalan ini, baik ataupun turun harus pada posisi gigi satu guna menghambat laju kendaraan," ungkapnya di lokasi.
Dia menambahkan, seluruh penumpang kini telah kembali pulang, dengan diangkut oleh kendaaan pribadi yang kebetulan melintas. Sementara dari 23 penumpang hanya beberapa penumpang mengalami luka lecet-lecet. "Tidak ada korban luka serius," imbuhnya.
(fat/fat)










































