"Sampai saat ini api belum bisa dipadamkan. Karena yang terbakar merupakan gudang yang penuh dengan tiner dan tinta," kata Tono Lubis petugas PMK dari PT HM Sampoerna kepada detiksurabaya.com, Kamis (16/4/2009).
Tono menambahkan, pihaknya bersama dengan petugas PMK lainnya terus berupaya memadamkan api dengan menggunakan detergen yang dicampur dengan air.
Menurutnya, gudang yang menyimpan barang-barang yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan itu sebanyak satu gudang berukuran 50x30 meter.
"Selain itu tumpukan tiner dan tinta yang terlalu tinggi yang mencapai sekitar 10 meter menyulitkan kami untuk memadamkan," jelasnya.
(roi/fat)











































