Selain merusak 18 rumah, hempasan angin yang terjadi hanya 6 menit itu juga melukai empat warga Desa Bugis.
Empat warga kini dirawat di RS Lavalette Malang. Keempat korban adalah Mukti (27), dan
anaknya Anggi (6) mengalami luka ringan pada kepala dan anggota tubuh lainnya. Sedangkan Wulandari (8), dan Tutik (22).
Para korban ini mengalami luka karena tertimpa atap rumah yang roboh karena diterpa
angin puting beliung. Reruntuhan itu mengakibatkan bagian kepala korban serta bagian
punggung terluka.
Camat Pakis, Edi Susanto saat dihubungi detiksurabaya.com melalui telepon genggamnya mengatakan, dari empat warga mengalami luka hanya korban bernama Tutik mengalami luka serius di bagian kepala.
"Semua korban masih dirawat di rumah sakit," katanya.
Menurut Edi kejadian begitu cepat membuat warga panik dan berusaha keluar rumah. Namun, keempat korban yang terlanjur terjebak reruntuhan akhirnya tak bisa menyelematkan diri.
(bdh/bdh)











































