Mobil Rombongan Pengantin Terguling, 15 Penumpang Luka

Mobil Rombongan Pengantin Terguling, 15 Penumpang Luka

- detikNews
Minggu, 12 Apr 2009 13:32 WIB
Kediri - Kecelakaan lalu-lintas terjadi di Jalan Raya Kediri-Blitar, tepatnya di Desa Blabak, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Sebuah mobil pick up bernomor polisi DK 9751 EA yang mengangkut rombongan pengantin dari Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Blitar terguling, hingga mengakibatkan 15 penumpangnya luka parah.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIB, Minggu (12/4/2009). Bermula saat pick up yang dikemudikan oleh Saiful Al Amin tersebut hendak menuju ke Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dengan tujuan menghadiri pesta pernikahan.

Sesampainya di lokasi kejadian, tanpa diketahui sebabnya pick up tiba-tiba oleng dengan laju kendaraan yang beraturan. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sebuah mini bus Mitsubhisi L 300 dengan nomor polisi S 1250 WD hingga mengakibatkan adanya benturan ringan. Meski demikian, akibat benturan tersebut, laju pick up makin tak terkendali hingga akhirnya menabrak sebuah pohon dan terguling masuk ke dalam parit.

"Saya sendiri jelasnya bagaimana tidak tahu, karena saya ada di kendaraan rombongan yang ada di depan pick up. Tapi keterangan dari penumpang pick up, katanya ya tiba-tiba oleng, senggolan dengan kendaraan di depannya dan terguling," jelas Badrus (36), salah satu korban rombongan iring-iringan pengantin saat ditemui di RSUD Gambiran.

Tergulingnya pick up tersebut mengakibatkan 15 penumpang ada ada di dalamnya langsung tersungkur ke aspal dan mengalami sejumlah luka, hingga harus dilarikan ke rumah sakit. "Rata-rata luka di kepala dan patah tulang. Ini adik saya juga tangan dan kakinya patah," ujar Badrus disela-sela menunggui adiknya.

Sementara kendaraan minibus L 300 yang terlibat benturan hanya mengalami kerusakan ringan di bagian belakang. Meski demikian, 1 penumpangnya juga terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena terkena pecahan kaca.

Secara terpisah, Bripda Handy salah seorang anggota Satlantas Polres Kediri saat dikonfirmasi terkait penyebab terjadinya kecelakaan juga mengaku belum mengetahuinya. Saat ini pihaknya masih berkonsentrasi mendata nama dan alamat korban luka.

"Waduh maaf mas, saya belum tahu banyak. Saya hanya ditugaskan mendata nama korban, dan untuk kronologisnya ada tim tersendiri yang menanganinya," ujar Handy.

Pantauan detiksurabaya.com di Unit Gawa Darurat RSUD Gambiran, hingga pukul 12.15 WIB ke-15 korban luka masih menjalani perawatan intensiv. Dari jumlah tersebut, 7 diantaranya terpaksa harus menjalani operasi karena mengalami luka yang memerlukan perawatan lebih lanjut.
(bdh/bdh)
Berita Terkait