Kekeliruan Surat Suara Juga Terjadi di Banyuwangi

Pemilu Legislatif

Kekeliruan Surat Suara Juga Terjadi di Banyuwangi

- detikNews
Kamis, 09 Apr 2009 14:44 WIB
Kekeliruan Surat Suara Juga Terjadi di Banyuwangi
Banyuwangi - Kekeliruan surat suara terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur. Di Kabupaten Banyuwangi juga diwarnai dengan nyasarnya kartu suara dari Kabupaten lain. Selain itu, tertukarnya surat suara antar daerah pemilihan (dapil) juga turut terjadi.

Sebanyak 150 kartu suara DPR RI Jatim dapil II, untuk Kabupaten Jember dan Lumajang nyasar ke TPS 03 di Dusun Krajan Rt 04/2 Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Hal itu baru diketahui petugas KPPS setempat, setelah salah seorang pengunjung bernama Subur merasa heran dengan gambar caleg pilihannya yang tidak ada dilembar kartu suara tersebut. Penemuan itu selanjutnya dilaporkan ke petugas TPS 03.

"Saya ini cari gambar caleg pilihan saya kok gak ada, pas saya teliti lagi ternyata surat suara DPR RI Jatim dapil II, kok bisa ya," jelas Subur keheranan, saat menjawab pertanyaan wartawan di lokasi, Kamis (9/4/2009) siang.

Setelah diperiksa, petugas KPPS setempat terdapat 73 lembar kartu suara DPR RI Jatim dapil II yang terlanjur dicontreng dan dimasukan ke kotak suara oleh warga. Kartu suara tersebut akhirnya dianggap tidak syah

Sisa dan surat suara yang sudah terlanjur di contreng akhirnya diamankan untuk dibuatkan berita acara. Selain itu, untuk menambal kekurangan surat suara di TPS 03, diambil kebijakan dengan meminta surat suara cadangan dari 6 TPS yang masih satu Desa.

"Setelah berkonsultasi dengan beberapa pihak terkait, akhirnya proses penyontrengan kami hentikan sekitar 1 jam untuk melakukan pemeriksaan," jelas Hadi Supiyanto, Ketua KPPS 03.

Selain sempat mengganggu proses pencontrengan, peristiwa itu juga dipastikan akan mengganggu proses penghitungan suara. Sebab petugas KPPS tidak berani melakukan penghitungan tanpa kehadiran petugas Panwaslu sebagai saksi.

"Kalau ada apa-apa saya yang kena, makanya saya akan melakukan penghitungan jika ada Panwaslu," jelas Hadi lagi.

(gik/gik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini