Mereka kebanyakan siswi perempuan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Kesurupan massal itu terjadi setiap hari selama 1 bulan terakhir. Usaha sekolah mendatangkan 7 orang pintar tidak berhasil mengusir roh jahat tersebut. Bahkan, 3 hari lalu ada siswi yang nyaris melompat dari lantai 2 karena kerasukan roh jahat.
Kesurupan yang menimpa mereka hari ini bermula dari salah seorang siswi bernama Nurhayatun. Dia tiba-tiba menjerit histeris, kejang-kejang dan mengamuk ke teman lainnya. Perilaku Nurhayatun ini menyebabkan siswi-siswi lainnya ikut kesurupan hingga mencapai 25 anak.
Salah seorang guru, Asmawi (43) mengatakan, kesurupan sudah terjadi sejak satu bulan terakhir. Ritual yang dilakukan sekolah dan orang pintar yang sengaja didatangkan tidak mampu mengusir roh yang tergolong jahat.
"Pihak sekolah masih mencari orang pintar lainnya yang diprediksi mampu mengusir roh jahat itu," ujar Asmawi kepada wartawan di sekolah, Selasa (7/4/2009).
Dia menjelaskan, pekan lalu pihak sekolah melakukan ritual menyembelih kambing. Namun usaha itu sia-sia. Bahkan, saat halaman sekolah diberi garam oleh orang pintar malah tambah banyak siswa dan siswi yang kesurupan.
"Garam itu ditabur di halaman sekolah. Tujuannya, untuk mengusir roh jahat itu. Tapi tetap tidak berhasil," ucapnya.
Kesurupan yang sering menimpa siswa dari Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah tersebut sangat mengganggu pelajaran. Rencananya, sekolah akan menggelar doa bersama dan melakukan ritual khusus. "Usaha selanjutnya semoga berhasil mengusir roh jahat," pungkasnya.
(fat/fat)











































