Hal itu diungkapkan usai menghadiri tasyakuran dan doa bersama sambut kemenangan PKS di tahun 2009, yang digelar DPD PKS Kediri di Lapangan Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Minggu (5/4/2009).
"Kalau target untuk bisa menjadi anggota legislatif, saya harus bisa mendapatkan 147 ribu suara. Dan insya alloh itu akan bisa didapatkan, tentunya atas dukungan masyarakat semua," katanya saat ditemui detiksurabaya.com di lokasi.
Dalam merealisasikan target, dirinya mengaku telah menggunakan hak berkampanye secara penuh di derah pilihannya. Tidak hanya melalui kampanye terbuka dan konsolidasi simpatisan, melainkan juga berbentuk hiburan.
"Kemarin di Blitar kami lakukan dengan mengadakan sepeda santai. Terus ada juga lomba memancing, dan yang di sini ini dikemas melalui doa bersama. Saya fikir semua menarik dan memang cara-cara ini harus dilakukan untuk menggalang dukungan," ujarnya.
Terkait anggapan daerah pilihan VI sebagai 'neraka', karena sejumlah nama besar juga bertarung untuk DPR RI, Hj.Nur Azizah Tamhid mengaku tidak gentar.
"Saat tahu di sini ada saudara Anas Urbaningrum dan ada juga saudara Pramono Anung. Tapi semua memiliki basis massa masing-masing, dan tentunya saya tidak perlu merasa takut," tegasnya.
Sementara kegiatan tasyakuran dan doa bersama tersebut, Hj.Nur Azizah Tamhid kembali menunjukkan kepribadiannya sebagai seorang ibu. Dia menyempatkan diri melihat pos penitipan anak yang disediakan panitia kampanye.
Menurutnya, keberadaan pos tersebut sebagai bentuk sikap profesional PKS dalam menggelar kampanye. Dgan tetap menampung simpatisannya dengan kondisi apapun, namun tak melupakan aturan yang berlaku.
Secara terpisah Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail yang juga ikut menghadiri acara tersebut mengaku sangat mendukung langkah istrinya dalam pencalonan sebagai wakil rakyat. Mengenai target perolehan 147 ribu suara, menurutnya itu akan diusahakan untuk bisa didapatkan.
"Tidak hanya 147 ribu suara, tapi dua kali lipatnya yang berarti 2 kursi dari dapil VI. Ini akan kami usahakan, karena akan dapat mendukung target 20% perolehan suara PKS secara nasional," ujarnya.
Meski begitu, Nur menjelaskan, jika dalam merealisasikan target tersebut, baik istrinya maupun PKS tetap akan menggunakan cara-cara yang bersih. "Sudah ciri khas PKS yang sampai saat ini tetap amanah dan bersih. Dan saya tegaskan, istri saya akan memperkokoh penilaian tersebut dengan bersikap amanah saat kampanye dan apabila nanti terpilih," tegas Nur.
(fat/fat)










































