Angka golput pada pemilihan legislatif ini lebih rendah dari prediksi golput pada pemilu gubernur 2009 lalu sebesar 50 persen. Pasalnya, sosialisasi pemilihan legislatif mendapat dukungan dari para calon dengan melakukan sosialisasi.
"Kami prediksikan lebih turun dari pemilu gubernur," kata Nahrowi Ketua KPUD Kabupaten Malang saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (5/4/2009).
Mengantisipasi tingginya angka golput yang melebihi prediksi, KPUD Malang juga gencar menggelar sosialisasi secara maksimal. Seruan menolak golput, lanjut Nahrowi dan sosialisasi juga dilakukan para kepala kecamatan hingga kepala desa agar menyampaikan langsung kepada masyarakat.
"Kami juga meminta bantua dari aparat desa untuk melakukan sosialisasi dalam pemilihan legislatif mendatang. Agar angka golput dapat ditekan lebih rendah," tegasnya.
KPUD Kabupaten Malang juga menyarankan kepada masyarakat yang berhak memilih sebanyak 1,9 juta, agar memanfaatkan hak pilih mereka pada pemilihan legislatif 9 April mendatang.
"Meski hari libur, jangan wisata dulu kalau belum mencontreng," tegas Nahrowi.
(fat/fat)











































