Ruko yang paling terbakar parah adalah Toko Laju sebanyak tiga ruko dan satu lagi ruko usaha jual beli truk Hino sekaligus wartel namun di dalam ruko tidak ada truk.
Sementara ruko lainnya yaitu STT Multifinance dan gudang Indomarco distributor produk Indofood dan sebuah usaha konvenksi terkena kobaran api menyebabkan dinding ruko tersebut menghitam namun kondisinya tidak separah Toko Laju.
"11 PMK dikerahkan untuk memadamkan api," kata Kapolsek Kota Gresik, AKP Sriandriyani kepada detiksurabaya.com di lokasi kejadian.
Kebakaran terjadi pada pukul 07.30 WIB dan bisa di padamkam pada pukul 11.00 WIB. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Dugaan sementara menurut dia terjadi karena konsleting listrik.
"Kerugiannya puluhan juta tapi apa penyebabnya kita masih menunggu hasil Lab dulu," ungkapnya.
(wln/bdh)











































