Lebih dari 300 orang warga Magetan masuk dalam DPT Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru, tepatnya di tempat pemungutan suara (TPS) 1. Dalam DPT tersebut, lembar pertama atau sekitar 20 orang benar pemilih di TPS 1 Desa Karangnangka, namun lembar berikutnya, berasal dari warga Desa Karang Harjo, Magetan.
Panwas Kabupaten Sumenep juga menemukan anak di bawah umur masuk DPT yakni di Desa Lenteng Timur di TPS 15 atas nama Syukron Maulidi (14), di TPS 4 atas nama Fathor (12). Selain itu, hampir 150 DPT ganda dan meninggal masih tercatat di Kecamatan Lenteng.
Anggota Panwas Kabupaten Sumenep, Ach Rifa'ie mengatakan, keberadaan DPT Pileg 2009 di Sumenep benar-benar tidak bisa ditoleransi. Sebab, hampir semua DPT bermasalah. "Malah TPS 6 Desa Lenteng Timur tidak ada DPT-nya," terang Rifa'ie pada detiksurabaya.com di kantornya, jalan Dr Cipto, Rabu (1/4/2009).
Semua temuan DPT bermasalah, kata dia, akan direkomendasikan pada KPU selaku penyelenggara Pileg sebelum muncul persoalan dari pemilih pada hari pelaksanaan pileg 9 April 2009 mendatang. "Panwas tentunya akan lebih intensif dalam mengawal DPT yang sering menjadi masalah pada pemilu," tegasnya.
Sementara, Ketua KPU Kabupaten Sumenep, Toha Samadi membenarkan jika DPT Pileg banyak bermasalah. "Makanya, PPK dan KPU kompak menolak hasil cetak DPT. Sebab, amburadul dan tidak sesuai dengan soft copy hasil verifikasi KPU," tegas Toha pada wartawan di kantornya, Jalan Asta Tinggi, Kebonagung, Sumenep.
(bdh/bdh)










































