Kantor Polsek di Sumenep Diserang Warga, Kapolsek Terluka

Kantor Polsek di Sumenep Diserang Warga, Kapolsek Terluka

- detikNews
Senin, 30 Mar 2009 17:11 WIB
Sumenep - Sekitar 200 orang lebih menggeruduk Polsek Kangayan (Polsek Persiapan di Pulau Kangean), Sumenep, Madura menggunakan 3 mobil pick up dan 1 mobil truk, Senin (30/3/2009).

Massa yang kelihatan beringas sebagian besar membawa senjata tajam. Mereka menyerang polsek dengan cara membacok menggunakan senjata tajam. Tujuannya agar polisi melepas mobil yang berisikan kayu jati Hutan Kangean yang terjaring dalam operasi pukul 10.00 WIB pagi tadi.

Saat warga menyerang polsek, sempat terdengar tembakan peringatan. Namun tidak diindahkan oleh massa tersebut. Justru mereka makin membabi buta membacok anggota polisi yang berada di sekitarnya.

Akibatnya, Kapolsek Kangayan, Iptu Tahir Sungkono terkena sabetan parang panjang di bagian pergelangan tangan kiri. Jari kelingkingnya pun nyaris putus.

Melihat banyaknya massa yang menyerang kantor polsek, akhirnya anggota Polsek Kangayan melarikan diri tunggang langgang. Sedangkan, yang terluka langsung dievakuasi dengan menyeberang laut yakni ke pusat kesehatan masyarakat Desa/Kecamatan Sapeken untuk mendapat perawatan.

Saksi mata, Joni (39) warga setempat mengatakan, warga yang menyerang kantor polsek itu diduga ada provokator. Sebab sopir dari mobil yang mengangkut kayu ilegal logging, Madra'ie (45) warga Kangayan yang diminta untuk dilepas itu ada anak salah satu staf pegawai perhutani.

"Warga yang menyerang kantor polsek itu ada yang menggerakkan. Tujuannya, agar yang tertangkap polisi saat membawa kayu hutan Kangean itu dilepas," tegas Joni dihubungi detiksurabaya.com via telepon, Senin (30/3/2009).

Sementara Kapolres Sumenep, AKBP Umar Effendi membenarkan kejadian tersebut. "Kejadian itu memang benar dan anggota saya terluka," ujar Umar kepada detiksurabaya.com di kantornya, Jalan Urip Sumoharjo.

Dia menjelaskan, saat itu anggota Polsek Kangayan yang sedang melakukan patroli rutin menemukan warga yang sedang mengangkut kayu jati di Hutan Kangean pagi tadi. Saat diperiksa, tidak dapat menunjukkan dokumen resmi, sehingga dimintai keterangan di kantor polsek.

"Saat itu, tiba-tiba ada warga yang menyerang polsek. Padahal, anggota masih memeriksa sopir dan orang yang membawa kayu yang diduga hasil ilegal logging," terangnya.

Hingga saat ini petugas belum menangkap pelaku penyerangan ke kantor Polsek. Rencananya, selain akan melakukan koordinasi dengan pihak Perhutani Sumenep, juga akan mengusut kasus tersebut setelah Kapolsek Kangayan, Iptu Tahir Sungkono membaik. (fat/fat)
Berita Terkait