"Kami menuntut warga yang memegang leter C dan petok D haknya disamakan dengan sertifikat," kata Pitanto salah satu perwakilan warga yang tergabung dalam Koalisi Korban Lumpur Lapindo kepada wartawan di sela-sela aksinya di depan kantor Pemkab Sidoarjo, Senin (30/3/2009).
Ratusan massa yang terdiri dari bapak, ibu-ibu hingga anak-anak berkumpul di Pasar Baru Porong. Sekitar pukul 08.30 WIB, mereka berangkat menuju ke kantor Pemkab Sidoarjo dengan mengendarai motor, satu unit mobil colt diesel dan dilengkapi perangkat sound system. Mereka dikawal petugas Lantas Polres Sidoarjo.
Sampai di depan kantor Pemkab Sidoarjo, sekitar pukul 09.30 WIB, sebanyak 7 perwakilan warga diterima langsung Bupati Sidoarjo Win Hendrarso. Sedangkan massa yang lainnya menunggu di luar kantor pemkab sambil duduk-duduk dan mendapat penjagaan dari ratusan petugas Polres Sidoarjo.
Pitanto mengatakan, setelah bertemu dengan Bupati Sidoarjo Win Hendarso, massa akan bergerak menuju ke kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan Surabaya. "Kami warga korban lumpur Lapindo menagih janji program kerja gubernur yang salah satunya akan menyelesaikan masalah Lumpur Lapindo," ujarnya.
Jika dalam pertemuan dengan Gubernur Jatim Soekarwo tidak ada jawaban yang positif, pihaknya akan menggelar unjuk rasa ke Jakarta. "Kalau tidak ada jawaban yang positif, kami akan unjuk rasa ke Jakarta. Kalau di Jakarta juga tidak ada jawaban, kami akan boikot pemilu," ancamnya.
(fat/fat)










































