Akibat mengalami luka serius, Maylor (27), wisatawan asal negeri Kangguru tersebut harus dilarikan ke RS Al-Huda, Gambiran, karena mengalami patah tulang luar di tangan kanannya. Tulang yang patah menyobek daging dan kulitnya sepanjang 15 cm.
"Luka patah tangan luar, tadi malam langsung kami antar ke Rs Al-Huda," jelas seorang polisi lalu lintas Pos 07, Jajag, Bripka Roby saat ditemui detiksurabaya.com di kantornya, Jumat (27/3/2009) siang.
Peristiwa tabrakan itu saat mobil Avanza bernopol DK 778 E dikendarai Maylor bertabrakan dengan mobil Jeep Wilis yang dikemudikan Pairin (37), seorang PNS asal Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, sekitar pukul 23.30 WIB. Saat menyetir, setengah dari lengan kanan Maylor berada di luar jendela.
Saat tabrakan terjadi, korban tidak sendiri. Di dalam mobil naas itu terdapat 4 rekannya
sekaligus guide perjalanannya selama berada di Indonesia. Kondisi mereka lebih baik, hanya mengalami luka lecet di tangan dan kaki.
Dari keterangan saksi mata yang diperiksa polisi lalu lintas menyebutkan, tabrakan terjadi setelah mobil Avanza yang dikendarai Maylor berjalan zig-zag dari arah timur. Sebelum akhirnya tabrakan, mobil itu terlebih dahulu nyaris menabrak mobil patroli Polsek Cluring yang berada di depan Jeep Wilis.
"Jalan zig-zag dan sebelumnya nyaris menabrak mobil patroli Polsek Cluring. Diduga pengemudi Avanza mabuk. Dari mulutnya tercium bau alkohol," ungkap Bripka Roby.
Saking kerasnya benturan, kedua mobil yang terlibat kecelakaan sama-sama terseret hingga keluar dari badan jalan. Selain itu, bagian depan kedua mobil tersebut rusak berat. Kini kedua mobil naas tersebut diamankan petugas. (bdh/bdh)











































