Saat itu posisi korban tergantung kain sarung di kayu kontruksi utama ruang tengah rumahnya sekitar pukul 13.00 WIB. Jeritan anak korban tersebut mengundang perhatian warga datang ke lokasi.
Dari informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, dari hasil pemeriksaan polisi dan petugas medis dari puskesmas setempat, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
"Ciri-ciri tewas karena gantung diri ada ditubuh korban," ungkap Kapolsek Cluring, Iptu Suwardi kepada wartawan di lokasi kejadian.
Motif aksi bunuh diri itu lantaran korban bingung memikirkan keuangannya. Pasalnya, korban tercatat sebagai salah satu nasabah Koperasi Bina Masyarakat Mandiri cabang Banyuwangi berkantor di Desa Sraten, Cluring.
Koperasi itu sebulan lalu dalam masalah hukum lantaran salah seorang pengurusnya diduga menggelapkan uang nasabahnya. Termasuk uang tabungan milik Sugiono. Namun berapa jumlah uangnya Polisi mengaku tidak tahu.
"Kita masih mengumpulkan keterangan dari keluarga korban untuk mengetahui motifnya," jelas Suwardi.
Setelah dipastikan penyebab kematiannya, dan sempat disemayamkan beberapa jam, jenazah korban diberangkatkan ke pemakaman umum setempat untuk dikebumikan.
(fat/fat)











































