Calon legislatif (Caleg) asal Partai Hanura Kabupaten Sumenep ini diduga melakukan hubungan intim dengan kekasih gelapnya, Syukron (50) warga Jombang, Jawa Timur yang masih sah suami orang. Hubungan asmara keduanya sudah sejak lama tercium warga sekitar.
Bahkan, aparat desa setempat seringkali mengingatkan agar hubungan yang dinilai meresahkan warga sekitar dihentikan sebelum emosi warga mencapai puncak. Namun peringatan itu tidak diindahkan. Akhirnya, warga menggerebek rumah Eni Sulistiyowati yang sudah sejak, Sabtu (21/22/2009) kemarin diduga melayani Syukron.
Beruntung, saat warga melakukan penggerebekan aparat desa dan pihak kepolisian setempat datang ke lokasi. Sehingga, tidak sampai terjadi aksi main hakim sendiri.
Ketua RT setempat, Didik Wahyuni mengatakan, sebenarnya sudah lama rumah Eni Sulistiyowati yang selalu didatangani Syukron diincar oleh warga. Syukron seringkali bermalam padahal tidak mempunyai hubungan kerabat apapun. Bahkan, seharian ada di dalam kamar Eni yang berstatus janda tersebut.
"Ketika Syukron datang ke rumah Eni langsung masuk kamar. Walaupun ada tamu lain misalnya, yang bersangkutan tidak keluar. Ini kan sudah tidak benar secara etika ketimuran," kata Didik kepada detiksurabaya.com di rumahnya, Perumahan Bumi Sumekar, Sumenep, Minggu (22/3/2009).
Hubungan mesum yang dilakukan seorang politisi tersebut akhirnya ditangani aparat desa dan petugas kepolisian setempat. Syukron yang nyaris digebuk massa itu dipaksa pulang ke Jombang dan diwanti-wanti jangan sampai datang ke rumah Eni Sulistiyowati.
"Aparat di sini masih toleran, mas, tapi kalau datang lagi ke Sumenep, pasti akan diproses hukum," tegasnya.
(fat/fat)











































