Dari 15 kecamatan endemis malaria diantaranya Donomulyo, Bantur, Turen, Dampit, Bululawang, dan Kasembon. Dalam 3 bulan ini tercatat ada 6 penderita malaria dan 1 orang meninggal dunia.
Pasien meninggal itu seorang perawat yang sehari-harinya bekerja di RSU Syaiful Anwar (RSSA) Malang. Rupanya korban tertular saat bertugas di Papua.
"Kebanyakan para penderira tertular saat berada di luar Jawa," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dr Agus Wahyu Arifin saat dikonfirmasi, Jumat (19/3/2009).
Meski begitu, kata dia, untuk wilayah Kabupaten Malang bagian selatan, khususnya bagian pesisir sangat rawan dengan penularan malaria.
"Banyak ditemukan lagun dan kubangan air di daerah itu dari percampuran air laut dan air hujan," ungkapnya.
Menurutnya, Lagun merupakan media efektif untuk berkembang biaknya nyamuk anopheles. "Jika tak segera diobati penyakit malaria dapat membunuh penderitanya. Karena adanya virus yang menyerang otak," tegasnya.
Untuk itu, lanjut Agus, bila ditemukan gejala-gejala demam, sakit persendian, muntah-muntah, anemia, dan kejang segera membawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.
(fat/fat)











































