Pasangan yang sudah berkeluarga ini tertangkap basah warga sedang melakukan hubungan layaknya suami istri. Keduanya digerebek warga saat berada di rumah Yatik.
Saat digerebek oleh warga, sang laki-laki sempat melarikan diri sejauh 100 meter dari rumah tempat dia melakukan hubungan badan. Cipto langsung dihajar oleh warga setempat karena dianggap membawa aib. Nasib ayah dua anak tersebut sedikit beruntung karena pihak kepolisian datang untuk melerai warga yang sedang emosi tersebut.
Menurut keterangan salah seorang warga Desa Aengbaja Raja, Syaiful, hubungan keduanya sebenarnya sudah diketahui lama oleh warga setempat. Tapi selama ini warga diam saja karena tidak cukup bukti.
Rupanya, pada Rabu (18/3/2009) dini hari, Cipto datang ke rumah Yatik. Kesempata inilah membuat warga rama-ramai menghajar massa. "Pasangan selingkuh itu sempat dihajar warga. Yang laki-lakinya babak belur," ungkap Syaiful.
Saat ini keduanya dibawa ke Polsek Bluto untuk dimintai keterangan terkait kisah cinta keduanya. Keduanya dibawa ke kantor polisi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Keduanya kita mintai keterangan, Sutrisno pada detiksurabaya.com di kantornya, Jalan Raya Sumenep-Pamekasan.
(wln/fat)











































