Jeritan awal terdengar dari suara Marita Zulaika. Dalam waktu 30 menit, 7 mahasiswa ikut histeris dan kesurupan secara bersamaan.
"Aku tidak mau keluar, aku keluar sama kakak," teriak salah satu mahasiswi yang kesurupan. Sementara mahasiswi lain yang kesurupan dipegang oleh teman-temannya yang masih stabil. Sementara ke-7 orang yang kesurupan merupakan mahasiswi Program Studi Gizi Klinik semester II.
Menurut Dosen PS Gizi Klinik Agung Wahono, peristiwa itu bermula saat sekitar pukul 07.30 WIB, para mahasiswa berkumpul di ruangan. Dirinya saat itu akan membimbing praktikum Pengolahan Pangan di laboratorium.
"Praktikum belum mulai, anak-anak sudah berkumpul di ruangan dan baru akan dimulai, ketika salah satu mahasiswi pingsan kemudian histeris," kata Agung.
Untuk meminimalkan banyaknya mahasiswi yang ikut-ikutan kesurupan, mereka yang kesurupan dibawa ke Masjid Al-Istiqomah, komplek kampus.
Ke-7 mahasiswi yang kesurupan pun diobati oleh salah satu ustad bernama Abu Hasan. Satu persatu mereka sembuh, namun hingga pukul 11.00 WIB, masih ada dua orang yang kesurupan. Jin dalam tubuh dua orang itu mengaku kakak beradik. "Aku mau keluar kalau sama kakak," ujar salah satu mahasiswi yang kesurupan.
Ustad yang didatangkan terus berusaha menyembuhkan kedua mahasiswi itu. (fat/fat)










































