Penemuan ini setelah 7 warga yang menyelam dan membantu pencarian polisi. Mereka melakukan pencarian dengan menyelam tanpa menggunakan peralatan canggih dan hanya mengandalkan kemampuan dan ketrampilan.
"Tadi ditemukan sekitar jam setengah satu. Penemunya Pak Kaseri, salah seorang warga yang melakukan pencarian dengan cara menyelam," kata Kapolsek Kepung, AKP Gunawan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (18/3/2009).
Sementara proses evakuasi jasad korban diakui oleh Gunawan sempat menemui kendala, karena sudah berada di dasar bendungan. Terlebih debit air yang sedang tinggi, juga menjadi kendala tersendiri.
"Keterangan dari Pak Kaseri, saat menyentuh jasad korban, kakinya sudah menyentuh lumpur. Dan tadi untuk mengangkatnya, terpaksa ditarik dengan tali tambang," ujar Gunawan.
Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, jasad Sutrisno langsung dilarikan ke RSUD Pelem Pare untuk diotopsi. Sementara untuk satu korban lainnya, Fransiska hingga pukul 15.15 WIB proses pencarian masih terus dilakukan.
Seperti diberitakan sebelumnya, sepasang kekasih bunuh diri dengan terjun ke dalam Bendungan Siman, Desa Siman, Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. Identitas kedua korban bisa dikenali, setelah sebuah sepeda motor dan tas yang diperkirakan menjadi miliknya ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian. (fat/fat)











































