Bermotif Dendam, Perangkat Desa Bacok Warganya

Bermotif Dendam, Perangkat Desa Bacok Warganya

- detikNews
Senin, 16 Mar 2009 16:08 WIB
Malang - Warga Desa Baran Ngingit, Kecamatan Tumpang, Malang geger, Senin (16/3/2009). Ini setelah Samili (39), warga setempat terkapar berlumuran darah di jalan kampung.

Korban sehari-hari menjadi pedagang sapi tewas dengan luka bacok diĀ  lengan kiri dan kanan serta punggung, saat berkelahi dengan seorang perangkat desa setempat.

Salah saksi mata, Imam Bukhori (30) mengatakan, dirinya mengetahui korban dan pelaku terlibat perkelahian di jalan kampung sekitar 1 Km dari rumah korban.

"Saya tak berani melerai, karena Pak Torimin bawa clurit dan terus membacok ke korban. Korban pun akhirnya terjatuh di jalan kampung dengan luka di bagian lengan dan punggung. Kemudian baru pelaku kabur," kata Imam saat ditemui detiksurabaya.com di kamar mayat RSSA Malang.

Mengetahui, lanjut Imam, korban terkapar dirinya dengan dibantu warga mencoba menolong korban dan melarikan ke rumah sakit menggunakan mobil angkutan umum. "Dalam perjalanan Pak Samili sudah meninggal," ujar Imam.

Sebelum kejadian, korban yang telah dikaruniai satu anak ini hendak berkunjung ke rumah istrinya yang berjarak sekitar 3 Km dari rumahnya dengan mengendari motor. Sesampainya di lokasi kejadian mendadak pelaku yang juga mengendarai motor dari arah berlawanan langsung menghentikan laju motor serta menyerang korban menggunakan clurit. "Pak Samili distop saat mengendarai motornya," ungkapnya.

Menurut Imam, kedua pelaku mempunyai rasa dendam yang tak jelas latar belakang permasalahannya. Dua tahun lalu korban juga pernah dianiaya oleh pelaku menggunakan linggis saat melintas di depan rumah pelaku. "Kalau berkelahi sudah dua kali ini terjadi," tuturnya.

Sementara jajaran Polsek Tumpang bergerak cepat untuk memburu pelaku dan berhasil menangkap pelaku sebelum kabur meninggalkan wilayah Tumpang bersama barang bukti berupa sebilah clurit.

"Pelaku sudah kita amankan. Kini akan kita bawa ke Polres Malang untuk pemeriksaan," tegas Kapolsek Tumpang AKP Heri Mulyanto saat dikonfirmasi detiksurabaya.com. Kini korban divisum di kamar mayat RSU Syaiful Anwar Malang. (fat/fat)
Berita Terkait