Ratusan ekor ayam pun dimusnahkan setelah terindikasi flu burung. Dinas Peternakan Kabupaten Malang telah melakukan vaksinasi dan penyemprotan disinfektan pada kandang.
"Ayam terinfeksi flu burung telah kita bakar dan dikubur," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Endy Kusaeri dikonfirmasi detiksurabaya.com, Sabtu (14/3/2009).
Pihaknya, kata dia, juga telah menyiagakan tim flu burung yang siap turun sewaktu-waktu bila ada kejadian.
Petugas, kata Endy, akan segera meninjau lokasi setelah mendapat laporan masyarakat. Pihaknya juga melakukan rapid test cepat flu burung serta langkah pencegahan agar tak menular unggas di sekitarnya.
"Daerah dalam radius 500 hingga seribu meter akan disemprot disinfektan," jelasnya.
Selama ini, penyebab terkena flu burung lantaran ayam-ayam kampung itu dikelola secara tradisional dan kebersihan kandang kurang terjaga. Kini, untuk mencegah penyebaran disiapkan vaksinasi sebanyak 925 ribu dosis dan 200 liter desinfektan. Sementara ini belum ditemukan penularan flu burung dari unggas terhadap manusia. (fat/fat)










































