Pemkab Lumajang Diminta Siaga Bencana Semeru

Pemkab Lumajang Diminta Siaga Bencana Semeru

- detikNews
Jumat, 13 Mar 2009 13:03 WIB
Pemkab Lumajang Diminta Siaga Bencana Semeru
Lumajang - Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru mendapat perhatian serius dari Presiden SBY. Presiden pun menerjunkan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) untuk melihat persiapan penanggulangan bencana yang dilakukan Pemkab Lumajang.

"Presiden merekomendasikan Bupati Lumajang sebagai penanggung jawab Bencana Gunung Semeru," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional Samsul Muarif, saat melakukan rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana Semeru, di Pendopo Kabupaten, Jalan Alun-Alun Selatan, Jumat (13/3/2009).

Menurut dia, kesiapsiagaan bencana Gunung Semeru harus dipersiapkan sejak dini. Diantaranya, melakukan sosialisasi ke masyarakat, sehingga warga bisa tahu tindakan yang diambil bila Semeru meletus. Serta mempersiapkan perlengkapan penanggulangan bencana dan peralatan komunikasi.

"Pemkab harus melakukan simulasi penanganan bencana terhadap masyarakat lereng Semeru," tuturnya.

Samsul Muarif juga menyayangkan pemaparan yang disampaikan Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Pemkab Lumajang yang disampaikan Sekda Hendro Parpto Ariadi dan Tim Tanggap Darurat Vulaknologi dan Mitigsi Bencana Geologi Bandung.

Samsul kecewa, karena banyak sekali kekurangan dalam penanganan bencana Semeru. Menurutnya, banyak sekali peralatan SAR yang sudah tidak layak, bahkan peralatan Pos Pantau Gunung Semeru yang belum maksimal untuk mengetahui dengan dini bencana yang ditimbulkan Semeru.

Tidak dilibatkannya personel TNI/Polri serta pengusaha dalam kesiapsiagaan penaggulangan bencana oleh Pemkab Lumajang juga mendapat sorotan dari Samsul.

"Saya meminta Pemkab Lumajang berkerjasama dengan pengusaha untuk membantu logistik dan transportasi penanggulangan bencana," jelas dia.

Terkait dana untuk penanggulangan bencana Semeru, Samsul mengaku siap membantu segala sesuatu yang sangat dibutuhkan Pemkab Lumajang dan Pemprov Jawa Timur. "Kami akan bantu jika memerlukan bantuan yang ekstrem," ungkapnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait