Pembunuhan Bos Toko 'Gaul Outlet&Distro' Direkonstruksi

Pembunuhan Bos Toko 'Gaul Outlet&Distro' Direkonstruksi

- detikNews
Kamis, 12 Mar 2009 12:42 WIB
Banyuwangi - Rekonstruksi perampokan disertai pembunuhan pemilik toko pakaian 'Gaul Outlet&Distro', Liem Swie Giok alias Feni Suryandari (51) dipadati ratusan warga Dusun Prejengan 2 Desa Rogojampi Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Kamis (12/3/2009).

Warga tampak memadati lokasi yang berada di depan Stasiun KA Rogojampi tersebut. Mereka penasaran dengan peristiwa pembunuhan pemilik outlet yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis (5/3/2009) lalu.

Sekitar pukul 10.30 WIB, warga semakin membludak saat 3 mobil polsek setempat tiba di lokasi dengan membawa tersangka, Lukman Hakim (30) yang tertangkap 5 jam setelah membunuh korbannya. Pelaku asal Dusun Sidomulyo Desa Gitik Kecamatan Rogojampi ditangkap di lokalisasi desa setempat.

Dalam rekonstruksi itu, keluarga korban mengusir para wartawan yang ingin mengambil gambarnya. Melihat gelagat itu polisi berusaha menengahi dengan meminta para jurnalis mengalah.

"Cukup rekan-rekan wartawan, silahkan tunggu di luar," kata Kapolsek Rogojampi, AKP Adi Sucipto meminta wartawan untuk meninggalkan lokasi.

Meski sudah berada di luar lokasi, salah seorang keluarga korban yang memakai baju hijau tampak mendatangi para wartawan. Tanpa alasan yang jelas, pria keturunan Tionghoa tersebut berusaha meminta handycam salah seorang wartawan televisi swasta.

"Mana handycammu, sini," kata pria itu berulang-ulang.

Keluarga korban itu akhirnya meninggalkan kerumunan wartawan sambil mengomel, setelah permintaan anehnya itu ditolak secara halus oleh si wartawan.

"Maaf pak, jangan ya. Kalau tidak boleh ambil gambar ya tidak apa-apa," jawab salah seorang wartawan yang bertubuh kekar pada pria tersebut.

Sebelumnya, perampokan disertai pembunuhan mengguncang Rogojampi, Kamis (5/3/2009) dini hari. Korbannya Liem Swei Giok alias Feni Suryandari (51). Wanita yang tinggal di Jl. Stasiun Nomor 53, Dusun Prejengen II, Desa/Kecamatan Rogojampi, itu tewas mengenaskan setelah dibantai perampok.

Perampok tidak hanya menghabisi nyawa korban. Seorang pembantu rumah tangga (PRT), Dwi Elok Agustina (17) sempat jadi bulan-bulanan perampok itu. Beruntung, wanita itu tak sampai dihabisi. Dia menyerah saat perampok mempreteli perhiasannya.

Korban pertama kali ditemukan sudah belepotan darah dengan 6 luka tusukan di bagian dada hingga lehernya. Aksi perampokan terjadi pukul 02.00 WIB. Pelaku, Lukman Hakim hanya seorang diri, masuk ke rumah korban dengan cara memanjat tiang antena TV yang ada di belakang rumah korban.

Selanjutnya, masuk melalui ventilasi udara yang ada di genting rumah yang dijadikan sebagai toko pakaian Gaul Outlet&Distro. Jasad korban penuh dengan lumuran darah itu dibawa ke RSUD Blambangan, Banyuwangi untuk divisum. Sementara Dwi Elok Agustina langsung dibawa ke Mapolsek Rogojampi untuk dimintai keterangan. (fat/fat)
Berita Terkait