Ke-3 unit motor itu hilang saat pemiliknya asyik menggelar sosialisasi pemilu pada konstituennya, di tempat berbeda, Rabu (11/3/2009). Motor-motor yang hilang itu milik Abu Bakar (38) warga Guluk-Guluk 2 unit dan 1 unit milik Imalah (32), warga Pragaan.
Ketua DPD PAN Kabupaten Sumenep, Malik Efendi mengaku heran dengan maraknya aksi pencurian motor milik sejumlah caleg yang diusung PAN.
"Pencurian sepeda motor milik caleg PAN ini apa bernuansa politik atau tindak pidana kriminal, saya juga tidak tahu," ujar Malik Efendi kepada wartawan di kantor DPRD Sumenep, Jalan Trunojoyo.
Dia menilai, pihak keamanan kurang maksimal dalam meminimalisir tindak pidana pencurian motor yang marak belakangan ini. Bahkan, pencuri jarang terungkap.
Menurut Malik, masyarakat saat ini merasa tidak aman dengan maraknya aksi pencurian motor. Modusnya, tidak hanya sepeda motor yang diparkir, melainkan pelaku masuk ke rumah-rumah warga.
"Kondisi ini tidak bisa didiamkan, tapi harus ada tindakan konkrit dari kepolisian," tegasnya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Mualimin mengaku prihatin dengan maraknya aksi pencurian kendaraan sepeda motor belakangan ini.
"Kita berharap warga lebih waspada dan memberi kunci tambahan pada sepeda motornya," ujar Mualimin kepada wartawan di kantornya, Jalan Urip Sumoharjo. (fat/fat)











































