Warga selamat tapi kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hingga Rabu (11/3/2009) pagi tadi, puluhan warga terus membersihkan reruntuhan atap, genting, dan menyingkirkan sejumlah pohon tumbang.
Salah seorang warga Desa Lebber, Safi’i mengaku, menjelang adzan maghrib, Selasa (10/3/2009) kampungnya diguyur hujan cukup deras. Sekitar seperempat jam kemudian, angin puting beliung menerjang kampungnya.
"Warga berlarian menuju arah masjid desa. Ada pula yang menyelamatkan diri ke rumah tetangganya yang lebih aman," jelasnya.
Safi’i, mengatakan, angin puting beliung merobohkan pohon durian yang berada di komplek pemakaman umum. Beberapa nisan makam tampak rusak. Pohon tumbang juga merusak sejumlah rumah warga. Pohon Mahoni perindang jalan juga tumbang dan menutup jalan desa.
Tak hanya itu. Terjangan angin puting beliung menerbangkan atap seng dan genting rumah warga. Bahkan, angin puting beliung menghancurkan sejumlah kandang ternak milik warga.
Menurut Safi’i, angin putting beliung tidak membawa korban jiwa. Bahkan, tak satupun warga yang terluka terkena serpihan rumah yang hancur diterjang angin kencang itu. Meski begitu, kerugian materi yang ditanggung warga ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Warga berharap, Bupati Pamekasan segera menyalurkan bantuan dana ehabilitasi rumah warga yang rusak. (fat/fat)











































