Kerusakan jalan raya milik Pemerintah provinsi Jawa Timur itu tersebar di beberapa titik di 7 Kecamatan. Diantaranya, di Kecamatan Gambiran, Bangorejo, Siliragung, Pesanggaran, Tegaldelimo, Purwoharjo, Genteng.
Namun kondisi paling parah terlihat di tiga Kecamatan. Yakni Bangorejo, Siliragung dan Pesanggaran. Kondisi jalan raya di tiga Kecamatan tersebut dipenuhi lubang menganga serta aspalnya habis terkelupas hingga menjadi tumpukan bergelombang yang juga berpotensi mencelakai para pengendara.
Seperti yang terlihat di jalan raya Siliragung, jalan raya Siliragung baru, Kecamatan Siliragung. Kondisi parah juga nampak di sepanjang jalan raya Poros Pesanggaran Kecamatan Pesanggaran. Jalan raya Soekarno Hatta, serta Jalan raya Kebondalem, Kecamatan Bangorejo.
Menurut warga sekitar jalan yang rusak, nyaris tiap hari jalan rusak itu memakan korban. Kebanyakan para pengendara roda dua. Meski sudah rusak bertahun-tahun, namun hingga kini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.
"Mudahan Pakde Karwo tidak lupa janjinya saat kampanye di Desa Kebondalem pas ada lomba perahu hias. Rakyat hanya bisa berharap saja, direspon syukur tidak ya keterlaluan," cetus Cak Mad (32), salah seorang warga Desa Kebondalem Kecamatan Bangorejo saat ditemui detiksurabaya.com, Selasa (10/3/2009) siang.
Selain jalan raya provinsi di Banyuwangi, diperkirakan masih terdapat ratusan kilometer jalan milik Pemkab yang juga mengalami kerusakan parah. Khususnya di Banyuwangi selatan. (bdh/bdh)










































