Banyak Jalan Provinsi di Kediri Belum Tersentuh Perbaikan

Menagih Janji Gubernur Soekarwo

Banyak Jalan Provinsi di Kediri Belum Tersentuh Perbaikan

- detikNews
Selasa, 10 Mar 2009 12:18 WIB
Banyak Jalan Provinsi di Kediri Belum Tersentuh Perbaikan
Kediri - Program 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Soekarwo-Saifullah Yusuf dengan menjanjikan perbaikan infrastruktur jalan, nampaknya masih belum terbuti. Hingga sebulan
keduanya menjabat, sebagian besar jalan provinsi yang melintas di kabupaten Kediri sama sekali belum tersentuh adanya perbaikan.

Dari pengamatan detiksurabaya.com, sebagian jalan yang belum diperbaiki tersebut justru menjadi penghubung dengan daerah lain. Seperti Jalan Raya Kediri - Kertosono sepanjang hampir 45 KM, serta Jalan Raya Wates - Blitar dengan panjang mencapai 5 KM, dengan melintasi 2 desa, masing-masing Desa Kunjang dan Bedali, Kecamatan Ngancar.

"Wes kesel mas nembel nggawe semen, paling-paling sak wulan yo wes jebol maneh (Sudah capek mas menambal dengan menggunakan semen, karena sebulan sudah jebol kembali)," kata Wiaji (48), salah satu warga Desa Bedali, yang tepat di depan rumahnya terdapat lubang menganga, Selasa (10/3/2009).

Kerusakan jalan tersebut diakui oleh Wiaji mulai terjadi sejak 2 tahun terakhir, dan kondisinya semakin parah sejak musim penghujan tahun 2008 yang lalu.

"Pakde Karwo biyen janjine arep ndandani dalan, tapi yo endi sampek seprene gak enek buktine (Pakdhe Karwo dulu janjinya mau memperbaiki jalan, tapi mana sampai sekarang tidak ada buktinya)," gerutu Wiaji diamini sejumlah warga lainnya.

Akibat kerusakan jalan tersebut, sudah tak terhitung lagi jumlah korban yang diakibatkan oleh kecelakaan. Hampir setiap hari terdapat kecelakaan, baik yang mengakibatkan korban maupun hanya kerusakan kendaraannya.

"Pokoknya lewat jalan ini kok nggak hati-hati ya pasti jatuh, apalagi kalau yang belum pernah lewat," ujar Susanto, warga Desa Bedali lainnya.

Kerusakan jalan di Jalan Raya Wates - Blitar memang sangat akan sangat berbahaya jika tidak segera dilakukan perbaikan. Berdasarkan pantauan detiksurabaya.com, jalan tersebut menjadi jalur utama angkutan barang dari Kediri menuju Blitar, dan dalam 1 menit tak kurang 25 kendaraan roda empat melaluinya.

Sementara, untuk Jalan Raya Kediri - Kertosono yang menjadi jalur utama dari Surabaya menuju Kediri, Tulungagung dan Trenggalek perbaikan yang dilakukan belum secara merata. Kalaupun ada perbaikan, sejumlah warga menganggapnya tidak sepenuh hati.

"Sampeyan lihat sendiri itu mas. Memang ditambal dan lubangnya sekarang tidak ada, tapi kualitas tambalannya jelek dan tidak rata. Sekarang bukannya enak dilewati, malah sepertrinya jalannya bergelombang," kata Kardiman (47), warga Desa Janti, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan Soekarwo dan Saifullah Yusuf sesaat setelah dilatik pernah mengeluarkan janji atau moto 100 hari massa kerjanya dengan, tiada hari tanpa menambal jalan. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait