Kantor Pemkab Pasuruan Dilalap si Jago Merah

Kantor Pemkab Pasuruan Dilalap si Jago Merah

- detikNews
Selasa, 10 Mar 2009 10:41 WIB
Pasuruan - Kebakaran hebat terjadi di Kantor Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Kebakaran meluluhlantahkan hampir semua kantor bagian keuangan kabupaten tersebut.

Kebakaran yang diduga korsleting listrik itu terjadi pada pukul 23.40 WIB, Senin (9/3/2009) dan baru bisa dipadamkan pukul 03.00 WIB, Selasa (10/3/2009).

Satu gedung tempat 5 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berkantor dan satu gudang milik bagian perlengkapan terbakar habis dilalap si jago merah. SKPD yang terbakar antara lain, bagian keuangan, gudang bagian perlengkapan, bagian umum, bagian perekonomian, Bapemas dan perusahaan daerah jalan tol.

Kantor tersebut satu kompleks dengan kantor bupati dan wakil bupati Kabupaten Pasuruan berkantor di Jalan Hayam Wuruk. Sementara jarak antara gedung yang terbakar dengan kantor bupati berjarak sekitar 200 meter.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun kerugian ditafsir ratusan juta rupiah, mengingat semua peralatan kantor terbakar habis. Yang berhasil diselamatkan hanya uang tunai senilai Rp 2,4 miliar. Uang tersebut adalah gaji tiga bulan karyawan pemkab.

Menurut Kepala Bidang Humas Dinas Kominfo Pemkab Pasuruan, Kukuh Widigdo, api berasal dari bagian umum dan menjalar ke bagian keuangan  dan gudang bagian perlengkapan. Kemudian api naik ke lantai II tempat bagian bapemas, bagian perekonomian dan juga perusahaan daerah jalan tol.

Kebakaran, kata Kukuh, diketahui oleh dua cleaning service Nanang Dwicahyono dan Nanang Kurniawan. Kedua cleaning service tersebut kemudian memanggil penjaga yang bertugas.

"Mereka lima orang memadamkan api di bagian keuangan, namun ternyata penuh dengan asap dan api sudah berkobar. Mereka sempat memadamkan api dengan tabung sambil menunggu PMK datang," katanya.

Menurut dia kantor tersebut sudah tiga hari kosong karena semua pegawai libur panjang.

"Sementara ini karena korsleting listrik, tiga harikan kosong. Kita belum menghitung berapa kerugiannya yang pasti 15 ribu seragam pegawai ikut terbakar," ungkapnya.

(/fat)
Berita Terkait