Peningkatan aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut ditandai dengan keluarnya asap putih. Namun berapa ketinggiannya tidak diketahui karena kondisi cuaca di sekitar lokasi mendung.
"Aktivitas gunung meningkat. Namun ketinggian asapnya tidak diketahui karena kondisi mendung," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PMVBG) Surono kepada detiksurabaya.com, Jumat (6/3/2009).
Surono mengatakan meningkatnya aktivitas gunung yang terkenal Danau Ranu Kumbolo tersebut masih belum membahayakan warga di sekitar. Menurut dia warga tidak perlu mengungsi ataupun panik.
"Statusnya memang naik dari waspada ke siaga. Tapi kondisi ini masih belum berbahaya bagi warga, jangan panik," ungkapnya.
Surono menambahkan aktivitas di Puncak Mahameru tidak sampai mengeluarkan lava pijar. "Tidak seekstrim itu, aktivitasnya ya meningkat," tandasnya. (wln/bdh)











































