Pria yang sempat tunangan ini, tertabrak kereta api di perlintasan Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo saat hendak memperbaiki Shock Breaker kendaraannya di sebuah bengkel, Jumat (6/3/2009).
Akhmadi, warga pesisir pemilik Rumah Makan 'Anda' kepada wartawan menjelaskan, angkot yang melaju dari arah timur itu bermaksud belok kiri hendak ke bengkel, dan melewati perlintasan kereta api. Namun. saat di tengah rel, angkot yang disopiri Mislum ini ragu-ragu mau maju atau mundur.
Dalam situasi seperti itu, tiba-tiba KA Cantik yang datangnya dari timur langsung menghantam persis di bagian tempat duduk sopir. Tak ayal angkot jalur G ini terpental hingga 40 meter dari tempat kejadian dan membentur sebuah pohon di pinggir jalan. Sedang korban keluar dari kendaraannya dan terpental sejauh 30 meter hingga jatuh di tengah jalan raya jurusan Probolinggo-Surabaya.
Beruntung Jalan Raya Panglima Sudirman saat itu sepi kendaraan. Ahmadi, warga asli Sumbertaman langsung mendatangi korban. Dengan dibantu warga yang lain, ia mengevakuasi korban ke tepi jalan. "Melihat ada orang di tengah jalan saya langsung
menolong korban. Sedang yang lain menyetop kendaraan," ungkap Akhmadi.
Ditambahkan, angkot yang belakangan diketahui milik korban, bagian depan dan belakang rusak berat.
Sementara, korban meninggal dengan kondisi kepala dan tangan kanannya nyaris putus. "Saya lihat korban meninggal di tempat kejadian," tutur Ahmadi. (bdh/bdh)










































