Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, kecelakaan yang terjadi pukul 08.30 WIB tersebut bermula saat sebuah sepeda motor dengan nomor polisi W 4583 PI keluar dari areal pasar secara mendadak, tanpa memperhatikan lalu lalang kendaraan yang ada di sekitarnya. Secara bersamaan, dari jalan raya melintas truk gandeng bermuatan tepung beras dengan nomor polisi AG 8148 UA dari arah barat, hingga mengakibatkan benturan hebat tak dapat dihindarkan.
Kejadian itu kontan membuat pengendara sepeda motor, masing-masing Mujiani (40) dan Yuli Atmawati (22), warga Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri tersungkur. Mujiani yang berperan sebagai pengendara langsung tewas di lokasi setelah kepalanya terlindas roda truk, sementara Yuli Atmawati mengalami luka berat dan dilarikan ke RS Bhayangkara Kota Kediri, untuk mendaptkan perawatan.
"Tadi itu sebenarnya saya nggak melaju dengan kecepatan tinggi. Tapi karena mendadak sepeda motor itu muncul, ya saya nggak sempat lagi mengerem dan dia (pengendara sepeda motor) terlindas roda truk saya," kata Edi Cahyono (34), pengemudi truk saat
dikonfirmasi sejumlah wartawan di lokasi, Jumat (6/3/2009).
Selain mengakibatkan tewasnya 1 pengendara sepeda motor, kecelakaan tersebut juga sempat mengakibatkan terjadinya kemacetan panjang, setelah massa berkerumun di lokasi. Namun, setelah petugas Satlantas Polres Kediri datang guna melakukan olah TKP, arus lalu lintas dapat tercairkan.
Secara terpisah Kapolsek Grogol AKP Iskandar saat dikonfirmasi terkait kecelakaan tersebut mengaku belum dapat memastikan penyebabnya. Namun berdasar keterangan sejumlah saksi, aparat kepolisian menduga penyebab kecelakaan adalah kecerobohan
pengendara sepeda motor.
"Di lokasi ini memang dikenal rawan kecelakaan, karena memang jalurnya sempit dan kendaraan yang melintas padat. Makanya kami selalu menghimbau, agar masyarkat tidak ceroboh, agar kejadian seperti ini tidak terus terulang," jelas Iskandar.
Guna proses penyelidikan lebih lanjut dalam mengungkap penyebab pasti kecelakaan, aprat kepolisian telah mengamankan truk dan pengemudinya untuk dimintai keterangan. (bdh/bdh)










































