Saiful (32), Kondektur Bus Sumber Kenconomengatakan, bus dengan nopol W 7905 UN melaju dari arah Madiun. Tepat di Desa Tiron saat akan mendahului sepeda motor. Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk jasa pengiriman express nopol B 9986 BM milik PT Eka Sari Luhena. Benturan tak terhindarkan dengan kondisi bodi depan truk box ringsek masuk selokan dan bus terjungkal berhadapan.
"Tadi waktu saya narik karcis baru dapat 20-an penumpang dan masih ada yang belum saya tarik, tiba-tiba bus mendahului motor hingga nabrak box dari utara," jelas Saiful kepada detiksurabaya.com.
Kapolres Madiun AKBP Andi Hartoyo menjelaskan, bahwa korban sopir truk box tergencet belum teridentifikasi dan akan dibawa ke RSU Provinsi Dr Soedono Madiun. "Kayaknya sopir ugal-ugalan biasa kan pagi hari sepi, dan memang sini rawan laka," jelas Kapolres di TKP.
Kapolres menambahkan, bahwa saat ini 3 korban luka telah dibawa ke RSUP Dr Soedono Madiun. Sopir bus Sugianto (45), warga Warujayeng Nganjuk dan Arifin (32) kernet bus mengalami luka kepala. Sedangkan 2 korban luka lainnya belum teridentifikasi yakni kernet truk box dan penumpang bus.
Dari pengamatan detiksurabaya.com saat ini tim unit laka Polres Madiun masih berupaya melakukan evakuasi terhadap jenazah sopir truk box. Untuk arus lalu lintas tampak padat dan macet karena dibuka jalur buka tutup haik dari arah Surabaya maupun Madiun. (bdh/bdh)










































