Ibu 2 anak itu tewas diduga overdosis (OD) di RSUD Gambiran Kota Kediri, setelah sehari sebelumnya ditemukan warga terkapar tak sadarkan diri, di pemakaman umum di tempat tinggalnya. Dia tewas sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (3/3/2009).
"Kemarin siang sekitar jam 11, ditemukan warga di kuburan dalam kondisi tidak sadar. Setelah sempat dibawa pulang, dia langsung dibawa ke rumah sakit. Dan tadi pagi dia meninggal dunia," kata Basuki, salah satu tetangga korban di sela-sela proses pemakaman korban.
Saat pertama kali ditemukan, selain dalam kondisi terkapar, warga juga menemukan sejumlah botol minuman keras merek TM. Dugaan sementara minuman itulah yang mengakibatkan korban mengalami OD.
Dugaan OD juga semakin kuat, setelah beberapa warga sempat memergoki korban menggelar pesta minuman keras di pemakanan malam hari sebelum dia ditemukan. "Ada yang cerita demikian, tapi kebenarannya bagaimana saya juga tidak tahu," ujar Basuki.
Secara terpisah, Kapolsek Ngadiluwih AKP Sugito saat dikonfirmasi wartawan mengaku tidak tahu-menahu. Menurutnya, kejadian dugaan OD hingga korbannya tewas tidak dilaporkan ke polisi.
"Saya ngerti ada kejadian itu justru dari sampean-sampean ini. Jujur, tidak ada laporan mengenai kejadian itu. Dan jika memang benar saya akan perintahkan jajaran untuk melakukan penyelidikan," kata Sugito di ruang kerjanya.
Meski begitu, dugaan OD dimungkinkan benar. Hal ini berdasarkan catatan di Maposek Ngadiluwih yang menyebutkan kejadian serupa sempat terjadi di lokasi yang sama 2 bulan lalu.
Saat itu dari 4 pelaku pesta minuman keras, 1 orang tewas dan 1 lainnya sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, meski akhirnya sembuh. (fat/fat)











































