'Demo Tuntut Pileg Damai Ricuh, 3 Pendemo Tertembak'

'Demo Tuntut Pileg Damai Ricuh, 3 Pendemo Tertembak'

- detikNews
Selasa, 03 Mar 2009 12:14 WIB
Demo Tuntut Pileg Damai Ricuh, 3 Pendemo Tertembak
Kediri - Aksi demonstrasi yang diiikuti sekitar 500 orang menuntut pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) damai di KPUD Kota Kediri berakhir ricuh. Akibatnya, 3 demonstran terkena tembakan polisi, sementara 7 lainnya diamankan karena dianggap sebagai provokator.

Kericuhan bermula saat aparat kepolisian yang melakukan pengamanan atas demo tersebut menerjunkan pasukan anti huru-hara (PHH), setelah jalannya demo dianggap sudah tak dapat dikendalikan.

Dalam bentrokan tersebut, 3 demonstran yang tetap berlaku beringas, terpaksa harus dilumpuhkan dengan tembakan pada bagian kakinya, dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Selain itu, 7 orang demonstran lainnya juga diamankan polisi, karena dianggap menjadi provokator dan berusaha melakukan penculikan terhadap Ketua KPUD Kota Kediri. Usai ditembaknya 3 demonstran, dan 7 lainnya diamankan, ratusan lainnya dibubarkan secara paksa oleh aparat kepolisian.

Semuan yang tergambar dalam ringkasan di atas, merupakan jalannya simulasi pengamanan pileg yang digelar oleh pasukan gabungan antara Polwil, dan Polresta Kediri serta Sat Brimob Kompi C Polda Jatim.

"Ya ini salah satu persiapan yang kami lakukan, karena memang pemilihan legislatif sudah sangat dekat. Semoga dengan persiapan ini, pada saatnya nanti kami sudah siap bertugas dengan segala kemungkinan yang terjadi," kata Kapolwil Kediri
Kombes Pol Hetru Purwanto, didampingin Kapolresta Kediri AKBP Rastra Gunawan di lokasi, Selasa (3/3/2009).

Mengenai adanya simulasi penculikan pejabat, yaitu Ketua KPUD, Heru mengaku hal tersebut sebagai antisipasi atas kejadian demonstrasi di Medan yang sampai mengakibatkan meninggalnya Ketua DPRD setempat.

"Semua kemungkinan bisa terjadi, termasuk di Kota Kediri. Makanya lebih baik kami bersiap, daripada saat benar terjadi kami kelabakabn," tegas Heru.

Sementara dalam pelaksanaan pemilihan legislatif mendatang, jajaran Mapolwil Kediri akan menerjunkan sekitar 3.500 personel, yang merupakan 2/3 dari kekuatan yang ada. Jumlah tersebut akan didukung dengan sejumlah perlengkapan, baik lunak maupun keras, sebagai fasilitas pendukung. (bdh/bdh)
Berita Terkait