Total sebanyak 22 sekolah terdiri dari 4 sekolah di Kecamatan Bungah dan 18 sekolah di Kecamatan Dukun, diliburkan karena keadaan sekolah yang terendam banjir.
"Empat sekolah itu adalah SD Sungon 1 dan 2, SD Gumeng, SD Pegundan dan SD Sidomukti," ujar Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Bungah, Kasdari saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (2/3/2009).
Kasdari mengatakan, sekolah mulai diliburkan berlaku hari ini. Sementara Sabtu kemarin kegiatan belajar mengajar masih digelar meski air sudah mulai menggenangi area sekolah. Namun Hari Minggu, air banjir mulai menggenangi sekolah hingga 1 meter. Dan hari ini, meski sudah sedikit surut, namun rendaman banjir masih terbilang tinggi yakni sekitar 50 cm.
"Hanya 4 sekolah yang diliburkan dari 23 sekolah yang ada," tambah Kasdari.
Kasdari sendiri belum bisa menentukan kapan sekolah akan dibuka lagi. Yang pasti, tambah Kasdari, sekolah akan dibuka begitu air banjir sudah mulai surut.
Sementara di Kecamatan Dukun, 18 sekolah terpaksa diliburkan untuk sementara, karena air yang merendam sekolah masih tinggi yakni sekitar 1 meter. Sekolah terparah yang terendam banjir di Kecamatan Dukun yakni SD Baron, MTS Setyo Ulum, SD Bangeran dan SD Kalirejo. (iwd/fat)











































