Selain itu mereka mendirikan tenda-tenda seadanya dan berkumpul dengan hewan ternaknya. Mereka juga mengungsi di masji, kantor kecamatan dan menempati Gedung Serba Guna milik Pemkab Bojonegoro. Mereka sebagian besar yang bertempat tinggal di balik tanggul di sepanjang Jl Rajeweksi, MH Thamrin, Jl KH Mansyur dan Jl Jaksa Agung Suprapto.
Kepala Badan Kordinator Wilayah (Bakorwil) Bojonegoro, Setiadjit di sela-sela mendistribusikan paket sembako di Desa Mori Kec Trucuk, mengaku masih banyak warga yang bertahan di rumah masing masing. Padahal air Sungai Bengawan Solo sudah setinggi perut dan dada orang dewasa.
"Barusan saya langsung berperahu melihat warga yang bertahan di rumahnya, alasan mereka lebih baik berada di rumah, ya akhirnya kami atau pihak yang peduli kesulitan untuk menjangkau rumah mereka," kata Setaidjit, Sabtu (28/2/2009).
Pejabat Pemprov Jatim yang berkantor di Kota Bojonegoro itu mengaku prihatin dengan kondisi warga yang masih bertahan. Menurutnya, problem mulai muncul setiap keluarga yang kawasannya terendam air. Diantaranya mulai dari kekurangan bahan makanan hingga sulitnya mendapatkan air bersih.
"Bisa-bisa kesehatan mereka terganggu dan untuk air bersih sudah kami koordinasikan dengan PDAM Bojonegoro, truk tangki pun mulai mendistribusikan ke kawasan banjir," jelasnya.
Sementara dari perjalanannya menggunakan dua perahu, mengetahui secara langsung kondisi warga yang telah terisolir sejak 5 hari lalu di Desa Mori Kec Trucuk. Di desa tersebut sekitar 300 kepala keluarga berduyun-duyun meminta nasi bungkus, sekaligus memberi paket sembako.
Aksi kemanusiaan ini diikuti Perum Perhutani Parengan, Persatuan Wartawan Bojonegoro, Bakorwil Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro. "Semoga banjir tidak semakin membesar, meski sore ini hujan lebat. Ya bersama-sama berdoa ya," tambahnya.
Sedangkan bantuan kemanusian itu diberikan warga 100 KK di RT 02, RW 01. Bantuan langsung ditempatkan di musholla. Ketua RT 02 Suardi, langsung mengakomodir warganya. Kira kira 20 orang lebih sudah tak sabar ingin mendapat jatahnya. Di tempat ini tim langsung membagikan 400 paket bantuan. (fat/fat)










































