Sementara hasil medical record medis warga asal Kecamatan Talun, Blitar mengalami alergi obat hingga menyebabkan luka di bagian wajahnya. Tim dokter terdiri dari spesialis mata dan kulit ini telah memberi obat penyembuh alergi yang menyebabkan luka di wajahnya. Selain itu diberi tambahan cairan di tubuhnya.
Sementara orangtua gadis lulusan Diploma 1 Wearners Malang jurusan sekretaris ini berharap kepindahan ini membuat anaknya lebih baik.
"Sejak Jumat kemarin pukul 11 malam, dipindah ke sini," ujar Solikin orang tua Nita kepada detiksurabaya.com saat mendampingi sulung dua bersaudara di ruangannya RSSA Malang, Sabtu (28/2/2009).
Dengan kepindahan perawatan ini, pihak keluarga mengharapkan ada kemajuan kesembuhan anaknya. Meski sampai saat ini, keluarga belum mengetahui secara jelas penyebab luka yang diderita oleh anaknya.
"Kami tahu sementara, luka yang dialami karena alergi terhadap obat," ungkap ibunda Nita, Marsini saat mendampingi suaminya.
Namun saat ditanya tentang kabar keberadaan dr AE, pelaku dugaan malpraktek menyebabkan wajah Nita rusak, mereka pun kecewa.
"Masak kabur kok bisa, padahal kami telah melaporkan ke polisi," kata Marsini.
Ibu dua anak ini menyayangkan sikap dr AE yang tidak gentle. Seharusnya dia bersikap berani bertanggung jawab atas perbuatannya. Bukannya malah kabur menghilangkan jejak.
"Yang punya malu dan rugi ya kami. Dia (dr AE) tidak menjadi korban apapun," tegas wanita berjilbab ini.
Seperti diketahui wajah Nita Kurmala, gadis asal Kelurahan Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ini mengalami rusak serta membusuk di bagian wajahnya lantaran diduga menjadi korban malpraktek yang dilakukan oleh dr AE. Kasus ini pun dilaporkan pihak keluarga ke Mapolres Blitar.
Kejadian tersebut bermula 4 Januari 2009 lalu, saat dia mengeluhkan rasa ngilu di persendian tangan kanannya. Berniat menyembuhkan, korban diantar Solichin (45), ayahnya, berobat ke dr AE di Desa Kutukan, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Dalam pemeriksaan, korban dinyatakan tidak menderita penyakit yang membahayakan dan untuk menyembuhkan diberi beberapa obat agar diminum rutin. (fat/fat)










































