Keempat BUMD yang terlibat dalam pengelolaan Blok Cepu yakni PT Asri Darma Sejahtera dari Kabupaten Bojonegoro, PT Blora Patragas Hulu dari Kabupaten Blora, PT Sarana Patra Hulu Cepu dari Jateng dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana dari Jatim.
Keempat BUMD itu menandatangani nota kesepahaman berupa participating interest di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (26/2/2009).
Penandatanganan participating interest itu disaksikan oleh Gubernur Jatim Soekarwo,
Presiden Direktur Mobile Cepu Limited (MCL) Michael K Nelson dan Wakil Kepala BP Migas
Abdul Muim. Selain itu juga dihadiri jajaran petinggi Pertamina, Pemprov Jateng, Pemkab Blora dan Pemkab Bojonegoro.
"Keterlibatan daerah pada proyek ini merupakan hasil yang membanggakan dan diharapkan bisa memperkecil kesenjangan sosial," kata Gubernur Jatim Soekarwo kepada wartawan seusai penandatanganan.
Soekarwo juga meminta kepada empat perusahaan daerah itu untuk bisa mengerjakan dengan sungguh-sungguh. Sehingga bisa berdampak pada pengembangan daerah.
Sedangkan mekanisme teknisnya akan diserahkan pada pemerintah daerah masing-masing. Hal ini karena perusahaan akan mengerjakan secara internal kemudian nanti diserahkan pada pemerintah setempat.
"Jadi secara teknis saya masih belum tahu," jelas Soekarwo. (bdh/bdh)











































