18 Desa Rawan Banjir Dan Tanah Longsor

18 Desa Rawan Banjir Dan Tanah Longsor

- detikNews
Kamis, 26 Feb 2009 16:40 WIB
Malang - Setelah longsor dan banjir bandang menimpa wilayah Malang Barat beberapa waktu lalu, Satlak PB Kabupaten Malang intensif memantau 18 desa yang tersebar di 6 kecamatan. Enam kecamatan itu yakni Tirtoyudo, Ampelgading, Bantur, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Ngantang.

Kepala Seksi Operasional Satuan Pelaksaan Penanggulangan Bencana (Saatlak PB) Kabupaten Malang Agung Sukarno menuturkan, sesuai imbauan Badan Metrologi dan Geofisika bahwa di wilayah Kabupaten Malang ada 6 kecamatan rawan terhadap bahaya bencana banjir dan tanah longsor.

"Sejak bulan Febuari sampai Maret nanti, kerawanan wilayah itu perlu diwaspadai. Kini kita memantau terus wilayah-wilayah tersebut untuk memberi penanganan cepat," kata Agung ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/2/2009).

Sementara, lanjut Agung, akses jalan yang menghubungkan Ngantang Kabupaten Malang-Wlingi Kabupaten Blitar kembali terbuka. Pasca banjir bandang, Selasa (24/2/2009) lalu, jalur lintas kabupaten di Desa Pagersari-Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang tertutup tumpukan longsoran tanah. Sebuah escavator diturunkan untuk membersihkan tumpukan tanah.

"Warga Dusun Wonorejo, Pait, Munjung dan Sedawan Desa Sidodadi sudah bisa beraktivitas. Setelah selama puluhan jam mereka terisolasi menyusul putusnya jembatan di daerah tersebut. Sementara saat ini Dinas Sosial, bagian klesejahteraan Kabupaten Malang telah menyalurkan bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor. Bantuan berupa paket bahan pokok yakni mie instan, beras, gula pasir, minyak goreng.

"20 kepala keluarga mengungsi di tenda darurat karena rumahnya rusak," katanya.

Akibat bencana itu, kerugian lebih Rp 1 miliar karena putusnya jembatan, rusaknya jalan makadam, serta 30 hektar sawah siap panen rusak. Pipa air minum sepanjang 4 kilometer rusak berat terendam banjir.

Hingga kini, masyarakat setempat bergotong royong untuk membersihkan bekas longsoran tanah dan banjir. Mereka juga sedang memperbaiki jaringan pipa air minum yang digunakan untuk mensuplai kebutuhan air bagi ribuan warga setempat.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan air minum, perusahaan air minum telah mengirimkan sejumlah tangki air. "Air minum akan terus dipasok hingga jaringan pipa air minum selesai," tegasnya. (fat/fat)
Berita Terkait