Meski terendam air, warga tidak ada yang meninggalkan rumah. Warga tetap bertahan karena takut barang-barang berharga miliknya hilang.
Menurut Kepala Desa Lacuk, Iswan kepada detiksurabaya.com, hujan dua hari berturut-turut mempengaruhi desa mereka. Air mulai masuk ke rumah warga sejak pukul 15.00 WIB. Sementara kondisi Kali Porong juga ikut mempengaruhi.
"Sejak ada Lapindo, buangan air ke Kali Porong sedikit terhambat dan hujan terus menerus juga ikut mempengaruhi," kata Iswan.
Sementara rumah warga yang terendam ada di dua RT yakni RT IV/RW I dan RT V/RW I. Bahkan listrik saat ini padam di kawasan tersebut. Ini mempengaruhi aktivitas warga. Jalan Raya Krembung juga ikut terendam. "Listrik padam dan jalan juga tergenang. Warga memilih tetap di rumah masing-masing," ungkapnya.
Pantauan detiksurabaya.com, hujan rintik-rintik masih mengguyur di sekitar desa. Selain Desa Lacuk yang terendam air, desa lainnya seperti Jenggot, Desa Wangkal dan Desa Gading kesemuanya berada di Kecamatan Porong juga tergenang air. (wln/fat)










































