Berdasarkan pantauan detiksurabaya.com di lokasi, proses evakuasi 2 gerbong berhasil
dilakukan sekitar pukul 15.45 WIB. Sedangkan bangkai Bus Harapan Jaya yang terguling tak jauh dari bangkai kereta api juga berhasil dipindahkan dalam waktu yang hampir bersamaan.
"Alhamdulillah pekerjaan ini akhirnya dapat kami selesaikan," kata Kepala Stasiun Kediri Kota Warsito saat ditemui detiksurabaya.com di lokasi, Selasa (24/2/2009).
Untuk selanjutnya, 2 gerbong kereta api disandarkan di Stasiun Kediri Kota, dan akan segera dibawa ke PT INKA di Madiun guna dilakukan perbaikan. Sedangkan bangkai Bus Harapan Jaya langsung dinaikkan ke sebuah trailer guna dibawa ke garasinya di Kabupaten Tulungagung.
Meski gerbong sudah dievakuasi, kondisi rel di lokasi kecelakaan belum benar-benar membaik. Untuk itu kereta api yang melintas akan diinstruksikan untuk memperlambat kecepatannya.
"Tentunya untuk jalur yang masih crowdit, kami akan instruksikan kereta api melambat. Kereta akan diperkenankan melaju dengan kecepatan normal, apabila nanti perbaikan guna memastikan rel kembali bagus selesai dilakukan," papar Warsito.
Seperti diinformasikan sebelumnya, akibat terlibat kecelakaan dengan Bus Harapan Jaya, yang terjadi Senin (23/2/2009) kemarin, 2 gerbong Kereta Api Rapi Dhoho terguling. Untuk melakukan proses evakuasi, petugas dari Unit Sarana Jalan dan Jembatan PT KA Daops VII Madiun harus mendatangkan kereta crain dari Daops VI Jogyakarta. Selain itu, lebih dari 300 petugas dikerahkan dalam melakukan pekerjaan tersebut. (bdh/bdh)










































