Diterjang Lahar Dingin Gunung Kelud, 2 Jembatan Ambrol

Diterjang Lahar Dingin Gunung Kelud, 2 Jembatan Ambrol

- detikNews
Senin, 23 Feb 2009 23:40 WIB
Diterjang Lahar Dingin Gunung Kelud, 2 Jembatan Ambrol
Kediri - Dua buah jembatan di Kabupaten Kediri ambrol, setelah kaki-kaki penyangganya tak kuat menahan derasnya terjangan lahar dingin dari Gunung Kelud. Akibat kejadian tersebut, ratusan warga di dua desa terisolir.

Kedua jembatan tersebut masing-masing di Sungai Lahar Pang, Desa Lahar Pang, Kecamatan Puncu dan jembatan yang menghubungkan Dusun Nobo, Desa Wonorejo dengan Desa Satak, Kecamatan Puncu.

Informasi yang didapatkan detiksurabaya.com, ambrolnya 2 jembatan itu bermula dari hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kediri sejak pukul 14.00 WIB. Hujan tersebut mengakibatkan endapan lahar dingin di dua sungai tersebut terangkat dan terbawa derasnya arus sungai, hingga menghantam kaki-kaki penyangga dari 2 jembatan tersebut.

"Informasi dari warga, ambrolnya dua jembatan ini terjadi sekitar jam 5 sore tadi. Ambrolnya sendiri tidak bersamaan, dan Jembatan Lahar Pang yang lebih dulu karena memang lokasinya lebih dekat dengan Gunung Kelud," kata Staf Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kabupaten Kediri, Erman, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Senin (23/2/2009).

Selain akibat terjangan lahar dingin, ambrolnya jembatan juga dikarenakan strukturnya yang sudah lapuk termakan usia. "Setahu saya memang jembatan ini sudah tua," ujar Erman.

Sementara akibat terputusnya 2 jembatan tersebut, ratusan warga di Dusun Nobo, Desa Wonorejo tidak dapat berinteraksi secara langsung dengan warga di Desa Satak, Kecamatan Puncu. Demikian juga dengan warga di Desa Lahar Pang yang juga harus terpisah sementara waktu dengan tetangganya karena ambrolnya jembatan.

"Untuk jumlah pasti warga kami belum bisa pastikan. Namun yang jelas kejadian ini akan sangat menyiksa mereka dan kami akan segera mengambil langkah perbaikan mulai besok pagi," ungkap Erman. (asy/asy)
Berita Terkait