"Terpaksa arus kami buat menjadi kontra flow mulai depan Samsat Gresik," ujar Kanit Patroli Polres Gresik, Iptu Made Jati Negara kepada detiksurabaya.com, di lokasi (Senin (23/2/2009).
Mulai depan Samsat, kata Made, kendaraan roda 4 dibelokkan ke jalur yang berlawanan, sehingga jalur ke arah barat menjadi dua arah. Sedangkan kendaraan roda dua masih diperbolehkan lewat jalur semestinya.
Sementara sopir truk, Suwanto Handoyo (31) warga Lamongan, mengatakan dirinya tidak tahu jika semen yang dibawa tiba-tiba tumpah ke jalan. Diduga kuat jalan yang miring menjadi penyebab melorotnya ratusan sak semen itu sehingga tumpah ke jalan. Memang belokan jalan di Desa Sumber tersebut berada pada posisi miring.
"Saya nggak tahu tiba-tiba saja ada suara gaduh di belakang sehingga saya langsung menghentikan truk," ujar Siswanto.
Siswanto mengaku bahwa semen tersebut diangkut dari Tuban menuju Pelabuhan Semen Gresik. Tidak hanya truk Siswanto, truk bernopol L 8059 LQ milik rekannya yang di belakang pun tidak bisa melanjutkan perjalanan karena terhalang oleh truknya yang masih berada di tengah jalan. (iwd/fat)











































