Diduga Arus Pendek, Rumah di Citarum Ludes

Diduga Arus Pendek, Rumah di Citarum Ludes

- detikNews
Sabtu, 14 Feb 2009 11:38 WIB
Diduga Arus Pendek, Rumah di Citarum Ludes
Banyuwangi - Sebuah rumah ludes dilalap si jago merah di Jalan Citarum No 34 Banyuwangi, Sabtu (14/2/2009). Seluruh isi rumah Budi Cahyono (30), ini habis terbakar menjadi abu. Beruntung tidak ada korban dalam musibah ini, sebab saat itu para penghuninya sedang tidak berada di rumah.

Api yang membakar rumah sekitar pukul 08.15 WIB pagi dengan cepat menghabiskan rumah karena tak seorangpun di dalam rumah. Warga baru mengetahui ada kebakaran setelah api sudah membesar dan dengan cepat membumbung tinggi.

Warga yang melihat langsung menghubungi mobil PMK dan polisi. Sayang saat mobil PMK datang, seluruh isi rumah sudah habis terbakar. Tak satu pun barang yang berhasil diselamatkan.

Budi Cahyono, dan Yuli, istrinya hingga saat ini masih shok dan larut dalam kesedihan. Begitu juga Misnah, Ibu Budi Cahyono. Mereka bertiga hanya bisa menangis dan menyesali kejadian itu. Sesekali Yuli mengucap syukur karena anaknya saat itu tidak di rumah. "Untung anak saya sedang ikut neneknya sejak kemarin," teriak Yuli di sela-sela tangisnya.

Sementara penyebab kebakaran diduga akibat terjadinya arus pendek. Keterangan Budi Cahyono, saat dirinya meninggalkan rumah untuk bekerja, dia sudah mengecek seluruh isi rumah dan tidak ada satu alat dapur yang menyala. Semua peralatan elektronik juga sudah dimatikan.

Hal ini diperkuat dengan hasil olah TKP dan penyelidikan sementara yang dilakukan. Menurut Kapolsek Banyuwangi AKP Ary Murtini SiK, seminggu lalu korban Budi Cahyono sempat naik ke plafon untuk membetulkan genteng. Saat itu dia melihat ada kabel listrik yang terbuka akibat gigitan tikus.

"Dugaan kami terjadi arus pendek pada kabel yang terbuka," katanya kepada wartawan di lokasi kejadian.

Sementara kerugian diduga mencapai Rp 20 juta. Dan uang tunai sebesar Rp 9 juta habis terbakar yang diletakkan di atas lemari kamar.

"Uang tersebut Rp 7 juta dari hasil penjualan perhiasan istri korban sisanya uang pribadi korban," pungkas Ary. (fat/fat)
Berita Terkait